Saturday, 7 November 2015

Kulkas Ini Hanya Bisa Terbuka Jika Anda Tersenyum







Saat Anda lapar dan haus, dan ingin membuka lemari es (kulkas), maka sebaiknya Anda tersenyum. Lho kok ?
Ya, karena kulkas 'Happines Counter Refrigerator' ini hanya dapat dibuka, jika orang yang membukanya tersenyum kepada sang kulkas.
Aneh ya?

Seperti yang pernah dilansir www.sidomi.com, para peneliti dari Universitas Tokyo, Jepang, mengembangkan sebuah kulkas (refrigerator) yang hanya bisa terbuka, jika orang  yang membukanya dalam keadaan tersenyum. Para peneliti tersebut menyebut proyek mereka dengan istilah 'The Counter Happines'.




Salah seorang juru bicara penelitian ini mengungkapkan bahwa tujuan proyek mereka adalah untuk mendorong setiap orang tersenyum secara alami dalam aktivitasnya sehari-hari. Untuk mewujudkan sistem tersebut, pada kulkas ditanam bult-in cybershot camera yang mempunyai sensor cahaya yang dapat memindai sebuah senyuman.

Tantangannya adalah, bagaimana membuat seseorang yang dalam keadaan lapar dan haus, mau tersenyum saat akan membuka kulkasnya. Bukankah itu di luar kelaziman ? Tapi, justru dengan 'paksaan' itulah orang akan terbiasa melakukannya dengan senyuman.

Serangkaian uji coba telah dilakukan untuk menyempurnakan kinerja kulkas tersebut. Pada hari-hari pertama, relawan cenderung memaksakan senyumannya untuk membuka kulkas. Tapi setelah melewati hari kesepuluh, senyuman mereka telah berubah, cenderung alami dan ikhlas tanpa ada rasa terpaksa.

Latar belakang pembuatan proyek ini, didasari keyakinan para peneliti, bahwa dengan semakin meningkatnya gairah orang untuk tersenyum, maka akan bertambah pula gairah hidup mereka, dan berdampak sangat signifikan dalam peningkatan produktivitas kerja. Dengan kata lain, jika Anda semakin sering tersenyum, maka semakin besar peluang Anda mendapatkan ide-ide baru di tempat kerja. 

Anda sependapat ?




















Berbahayakah Tidur Tanpa Mematikan Lampu ?




Setiap manusia membutuhkan tidur yang berkualitas. Karena dengan tidur yang berkualitas, maka metabolisme tubuh Anda jadi bisa ditata kembali. Disamping itu, pada saat Anda tidur, maka terjadi regenerasi atau penggantian sel-sel tubuh yang sudah rusak atau mati. Adapun kriteria tidur berkualitas, sebagaimana dilansir Mingguan Gaul, Edisi 46 adalah:

  • Mematikan lampu saat hendak tidur mulai pukul 21.00 sampai dengan pukul 05.00, untuk mendapatkan hormon melatonin secara optimal
  • Tidur dalam keadaan lelap dan posisi badan rileks
  • Tidur tanpa mendengarkan musik atau membiarkan TV terus menyala
  • Saat Anda terbangun, badan terasa segar dan tidak merasa kelelahan

Fakta seputar normon melatonin
  • Hormon melatonin adalah zat yang dihasilkan oleh kelenjar pineal di dalam otak, yang pembentukannya dipicu oleh gelap dan berfungsi mengatur bioritme atau irama tubuh dalam hal pengaturan tidur
  • Kadar melatonin paling tinggi ditemukan menjelang pagi hari sekitar pukul 02.00 sampai 04.00 dan paling rendah pada sore hari
  • Dengan demikian, orang yang semakin bertambah usia, maka semakin sedikit pula tidurnya. Karena, secara alamiah, produksi hormon melatonin juga mengalami penurunan seiring bertambahnya usia
  • Penurunan yang drastis biasanya terjadi sekitar usia 40 tahun
  • Dengan penurunan produksi hormon melatonin, maka kualitas tidur juga menurun, bahkan sering berefek pada kesulitan tidur (insomnia)
  • Untuk mengoptimalkan produksi hormon melatonin dalam tubuh, maka sangat dianjurkan untuk tidur dalam kondisi gelap (tanpa menyalakan lampu).

Manfaat hormon melatonin
  • Sebagai antioksidan yang larut dalam lemak dan air
  • Meningkatkan kekebalan atau imun di dalam tubuh 
  • Menimbulkan efek relaksasi pada otot
  • Membantu mendapatkan mood
  • Menghilangkan rasa cemas dan tegang

Jadi, sangat mungkin jika Anda tidur tidak mematikan lampu terlebih dahulu, maka Anda akan kekurangan hormon melatonin. Hal ini tentu sangat merugikan dan dapat membahayakan kesehatan bagi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.























Thursday, 5 November 2015

Pasien yang Telah Menikah Lebih Cepat Sembuh




Menjadi impian setiap orang, bahwa saat ia sakit, ada sosok spesial yang selalu mendukung dan membantunya dalam proses penyembuhan. Keadaan ini akan terasa sangat dibutuhkan penderita, ketika ia harus menjalani serangakian perawatan dan pemulihan dari sakit.

Lalu benarkah setiap pasien yang telah menikah akan lebih cepat sembuh ? Jawabannya adalah 'Ya'. Sebagaimana dilansir oleh BBC News, Kamis (5-11-2015), hasil penelitian yang dipublikasikan oleh Journal of American Medical Association, ditemukan bahwa pasien yang sudah menikah akan lebih cepat menjalani proses penyembuhan, daripada pasien yang single.

Fakta yang sama juga ditemukan oleh para peneliti dari University of Pennsylvania. Mereka telah melakukan penelitian terhadap 1.576 orang dewasa berusia lebih dari 50 tahun, yang pernah atau sudah menjalani operasi jantung. Para peneliti mengobservasi keadaan pasien pasca operasi dan bertanya tentang status mereka: apakah lajang, bercerai atau masih menikah.

Hasil yang diperoleh dari rangkaian penelitian tersebut adalah: para pasien yang telah menikah menunjukkan proses penyembuhan yang lebih progresif dibanding pasien yang tidak menikah. Masih dalam laporan yang sama, ditemukan fakta bahwa orang-orang yang belum menikah memiliki resiko 40 % lebih besar untuk meninggal. Disebutkan juga dalam laporan tersebut, bahwa pada orang yang belum menikah, memiliki resiko lebih besar menagalmi kecacatan dua tahun setelah menjalani perawatan.

Lebih lanjut, dr. Ashish Shah, selaku Kepala Transplantasi Jantung di Vanderbilt University Medical Center, menyatakan: "Selalu merasa memiliki seseorang yang mendukung, akan membuat pasien beupaya melakukan hal terbaik untuk kesembuhannya." Sebagian besar ahli bedah jantung setuju, bahwa stress yang dialami pasien, juga akan mempersulit proses operasi.

Shah menyimpulkan bahwa hubungan antara pasien yang menjalani operasi dan menikah akan mengalami penyembuhan lebih cepat, karena berhubungan dengan dukungan moral yang didapat pasien dari orang terkasih. Jadi, jika Anda memiliki keluarga yang selalu ada untuk membantu Anda, pastilah Anda akan melakukan segalanya untuk membuat mereka bahagia dan hidup lebih lama bagi kebahagiaan mereka.

Bagaimana pendapat Anda ?



















Wednesday, 4 November 2015

Kurang Beraktivitas Bikin BAB Susah




Anda mengalami susah buang air besar (BAB) ? Jika demikian  halnya, maka coba periksa kembali aktivitas Anda. Sebab kurangnya aktivitas badan, bukan hanya berakibat pada penimbunan lemak pada tubuh, tapi juga akan berdampak pada konstipasi atau susah buang air besar.

Mengutip penjelasan dr. Ari Fahrial Syam, SpD-KGEH, dalam diskusi kesehatan di Resto Kembang Goela, Jakarta Selatan, pada Rabu (4-11-2015), dinyatakan bahwa agar feses (kotoran manusia) dapat keluar dengan lancar, maka dibutuhkan gerak atau aktivitas badan yang baik. Artinya, jika Anda rutin melakukan lari pagi atau olahraga lainnya untuk memperlancar BAB, maka proses tersebut sudah benar.


Adapun kesulitan BAB dapat disebabkan oleh:

  • Kurangnya aktivitas tubuh
  • Kurangnya asupan serat pada makanan
  • Efek samping dari obat-obatan tertentu
  • Terjadinya depresi pada penderita
  • Penderita pernah mengalami pelecehan seksual
  • Juga dipengaruhi jenis kelamin (menurut dr. Ari, kasus konstipasi lebih banyak ditemukan pada kaum perempuan dibanding pada kaum laki-laki)
Secara umum, BAB dapat dikategorikan tidak lancar, jika telah memenuhi kriteria sebagaimana tercantum dalam Rome III Diagnostic, yaitu:
  • Frekuensi BAB kurang dari 3 kali dalam satu minggu
  • Mengalami kesulitan dalam evakuasi feses, akibat feses yang telah mengeras

Adapun akibat yang timbul jika konstipasi tidak dapat teratasi, adalah:
  • dapat memicu dispepsia atau begah
  • Memicu tumbuhnya polip pada saluran pencernaan
  • Terjadinya kekambuhan pada wasir atau ambeien
  • Pada beberapa kasus, yang dilakukan pemeriksaan kolonoskopi, terindikasi munculnya kanker sebesar 8 % pada penderita konstipasi

Stroke: Penanganan Tepat, Pasien Selamat




Arteri karotis adalah pembuluh darah yang membawa darah dari aorta, pembuluh darah utama yang keluar dari jantung ke otak. Penyempitan arteri karotis bisa mengurangi jumlah darah yang menuju otak. Apabila kondisi terus memburuk, maka terjadilah stroke.

Pada umumnya, stroke menyerang secara mendadak. namun pada beberapa kasus, terutama pada stroke tipe iskemik, bisanya didahului oleh transient ischemic attack (TIA) yang berlangsung selama beberapa menit atau kurang dari 24 jam. Setelah itu, penderita akan kembali normal seperti sedia kala.

Adapun pada serangan stroke yang telah berlangsung selama 24 jam atau lebih, akan meninggalkan kecacatan permanen, bahkan bisa berujung pada kematian penderita. Menurut dr. A. Iskandar SpS (K), sebagaimana yang dilansir Jawa Pos (28-10-2015), menyatakan "Pengobatan secara teratur bisa menekan resiko terjadinya stroke padapenderita TIA." Adapun, berdasarkan penelitian, mereka yang terserang TIA dan tidak segera diobati, akan beresiko terkena serangan stroke kedua, yang biasanya lebih fatal dalam jangka lima tahun.


Gejala dini terkena serangan stroke

  • Kadang-kadang terjadi tekanan darah tinggi
  • Terasa pusing sesaat
  • Sering merasa kesemutan pada sati sisi tubuh
  • Benda yang dipegang terlepas tanpa disadari
  • Mengalami kesulitan dalam berbicara
  • Penglihatan tiba-tiba kabur sesaat
  • Tulisan menjadi tidak teratur dan rapi
  • Sulit memasukkan kancing baju ke lubangnya
  • Tiba-tiba lupa sesaat
  • Terasa ada suara mendengung di dalam telinga
  • Mual, pusing dan pingsan tanpa sebab yang jelas.

Pencegahan dini terhadap serangan stroke
  • Tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang
  • Hindari makanan yang tinggi kandungan lemak dan kolesterolnya
  • Berhentilah merokok
  • Jangan mengonsumsi minuman beralkohol
  • Biasakanlah melakukan olah raga secara teratur
  • Kendalikan stress dalam kehidupan
  • Selalu menjaga kadar gula tetap stabil
  • Pastikan selalu cukup dalam minum air putih
  • Biasakanlah jalan pagi agar mendapatkan paparan sinar matahari pagi yang cukup
  • Selalu aktif mencari informasi seputar kesehatan

Pertolongan pada penderita yang terkena serangan stroke
  • Jangan gugup dan panik, tetapi bertindaklah segera dengan cekatan
  • Segera bawa penderita ke rumah sakit terdekat yang memiliki kemampuan menolong penderita stroke secara terpadu
  • Jangan pernah menunda merujuk penderita stroke, karena dapat berujung pada kecacatan permanen, bahkan pada kematian
  • Kecepatan merujuk secara aman ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama adalah tindakan yang sangat penting
  • Ketika seseorang dicurigai terkena serangan stroke, maka penderita akan mendapatkan beberapa pemeriksaan akan dilakukan, yaitu dengan CT scan, atau MRI-MRA untuk mendiagnosis jenis kelainan pada otak





















Wanita Lebih Beresiko Terkena Radang Sendi




Penyakit radang sendi (osteoartritis) lebih banyak ditemukan pada kaum wanita. Bahkan jumlah para penderita osteoastritis semakin banyak dan ditemukan dalam usia muda. Lalu mengapa kaum wanita lebih beresiko terkena osteoastritis ? Berikut uraiannya:


Pengertian Osteoastritis (OA)

Menurut spesialis ortopedi dan traumatologi RSU Haji Surabaya, dr. Erwien Isparnadi, Sp.OT, menjelaskan bahwa radang sendi (osteoartritis) dapat diartikan sebagai proses terjadinya kerusakan tulang rawan sendi. Adapun penyebab osteoastritis terbagi dua, yaitu:

1. Disebabkan trauma (kecelakaan)

2. Disebabkan non trauma, yang memiliki penyebab bervariasi, antara lain:

  • Faktor genetis
  • Faktor usia
  • Faktor obesitas (kelebihan berat badan)
Adapun dr. Erwien lebih sering menemui kasus osteoartritis yang disebabkan karena usia dan berat badan pasien. "Penderitanya lebih banyak kaum wanita. Perbandingannya dengan penderita laki-laki adalah 3 : 1,"ungkapnya, sebagaimana dilansir Jawa Pos (27-10-2015). 


Kenapa kaum wanita memiliki resiko lebih tinggi ?

Sebab, kata dr. Erwien, banyak kaum wanita yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Secara statistik, sebagian besar pasien OA adalah wanita berusia di atas 40 tahun dan memiliki kelebihan berat badan (overweihgt). 


Kenapa kelebihan berat badan dapat memicu OA ?
  • Pada penderita obesitas, beban yang dipikul tulang sendi rawan akan semakin berat
  • Lebih tepatnya, beban yang semakin berta tersebut terletak pada beban biomekanik pada sendi lutut
  • Tekanan pada lutut bisa sampai empat kali lebih besar daripada beban yang biasa dipikul
  • Hal inilah yang akan membuat tulang rawan menjadi rapuh
  • Akibatnya, potensi terjadinya OA semakin besar

Adapun orang-orang yang bersiko mengidap OA, antara lain:
  • Seseorang yang telah berusia 45 tahun ke atas
  • Seseorang yang mengalami obesitas
  • Seseorang yang melakukan aktivitas fisik berlebihan, seperti pekerja kasar, olah ragawan atau atlet profesional, dan lain sebagainya
  • Sesorang yang pernah mengalami patah tulang di sekitar sendi atau cedera sendi dengan penanganan yang kurang tepat

Berikut, fakta terkini seputar OA:
  • Gejala OA sangat khas, yaitu terasa nyeri. Rasa nyeri tersebut bisa hilang dengan tidur
  • Akan tetapi, saat kembali beraktivitas, rasa nyeri akan kembali terasa
  • Sebagian besar kasus OA menyerang tungkai dari panggul, lutut, hingga pergelangan kaki
  • Karena tungkai menahan berat tubuh, maka tulang sendi akan terkikis
  • Pengobatan OA harus dari akarnya. Artinya, jika pemicu OA adalah kelebihan berat badan, maka pasien harus mengurangi berat badan
  • Menurut catatan World Health Organization (WHO), 40 % penduduk dunia yang berusia lebih dari 70 tahun mengalami OA lutut
  • Di Indonesia, tercatat pasien OA mencapai 8,1 % dari total penduduk atau sekitar 20 hingga 22 juta jiwa
  • Angka kejadian OA naik, seiring dengan meningkatnya usia harapan hidup manusia
  • Angka harapan hidup diperkirakan mencapai 70 tahun pada tahun 2015 hingga 2020.
























Monday, 2 November 2015

Cantik Tidak Harus Mahal




Menjadi seorang wanita adalah takdir. Akan tetapi, menjadi cantik secara alami adalah sebuah pilihan. Ya, untuk menjadi cantik alami, Anda mempunyai pilihan, apakah akan berdiam diri, atau melakukan perawatan diri agar penampilan Anda selalu menarik dan terlihat cantik.

Berikut adalah tips menjadi cantik, tapi tidak pake mahal:


1. Melakukan perawatan diri di rumah

Anda tak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk melakukan perawatan diri, jika hal tersebut Anda lakukan di rumah. Ayo, lakukan uji kreativitas Anda, untuk memanjakan diri dengan perawatan tubuh alami secara rutin. Contohnya:

  • Melakukan perawatan rambut dengan lidah buaya
  • Melakukan perawatan kulit wajah dengan masker alpukat, timun, tomat dan lain-lain
  • Melakukan scrub dengan bahan-bahan alami lainnya

2. Hindarilah penggunaan bahan kimia pada rambut Anda

Jika, Anda kurang percaya diri, tanpa melakukan perawatan berbahan kimia pada rambut, simaklah fakta ini: Wanita-wanita Perancis terkenal sangat cantik dan memiliki rambut indah. Anda tahu, rahasianya adalah mereka tidak menyukai produk kimia pada rambut mereka. Lihatlah pada beberapa film Perancis, rambut mereka terlihat sangat indah, baik pada saat tergerai maupun 'berantakan' secara alami.

Tipsnya adalah: mereka hanya mencuci rambut secara teratur dua kali seminggu dan menambahkan toner serta kondisioner. Tips lainnya adalah mereka juga sangat membatasi gaya rambut yang terlalu berlebihan.


3. Selalu mengonsumsi nutrisi yang seimbang

Yakinkan diri Anda, bahwa apa yang Anda konsumsi, dapat mempengaruhi kesehatan dan kecantikan dalam jangka panjang. Dengan pemahaman seperti itu, maka sangat dianjurkan agar Anda menghindari segala macam junk food dari rumah anda, agar tidak tergoda untuk mengonsumsinya. Sebagai gantinya, sediakanlah selalu pada menu utama Anda makanan sehat, seperti aneka sayur, buah dan sereal.

Hindari juga camilan yang manis-manis. Gantilah dengan buah-buahan, atau camilan yang lebih sehat serta rendah lemak. Jika memiliki waktu luang, buatlah resep kreatif dan sehat, Selain dapat mengasah ketrampilan, Anda juga mendapatkan manfaat lain, yaitu kecantikan alami.


4. Lakukan olah raga secara rutin

Manfaat olah raga secara rutin adalah mengaktifkan tubuh, sehingga kerja organ tubuh dapat optimal. Selanjutnya, otot-otot akan menjadi rileks, dan organ-organ tubuh yang lain dapat bekerja dengan sempurna, Bonusnya adalah terjadinya pembakaran lemak pada tubuh Anda, sehingga penampilan Anda terlihat sehat, cantik dan bugar.


5. Menumbuhkan inner beauty

Kecantikan dalam diri (inner beauty) harus dapat Anda tumbuhkan, agar dapat tampil cantik dan percaya diri. Selebihnya Anda harus terus memupuk ketrampilan dan pengetahuan  Anda, agar dapat menunjuikkan pancaran kecantikan alami, jika penampilan Anda terawat dan look smart.